Prinsip Pemberian Kredit 5C

natinedJs ⓚ 2017 Untuk memperkecil resiko dalam pemberian kredit bank harus mempertimbangkan beberapa hal yang terkait denga itikad baik dan kemampuan membayar debitur untuk melunasi pinjaman dengan pembayaran bunga lancar. Hal ini sesuai dengan UU No 14 Tahun 1976 tentang pokok-pokok perbankan pasal 1 ayat C bahwa kredit adalah penyediaan uang atau tagihan-tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain dalam mana pihak peminjam berkewajiban melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga yang telah ditetapkan.



Muncullah beberapa pandangan dalam mengelola proses kredit dengan berbagai prinsip yang harus dianalisa. Dalam bahasan ini saya menyebut 5C dan 7P. Analisa kredit dengan asas 5C meliputi Kepribadian (Character), Kapasitas (Capacity), Modal (Capital), Jaminan (Collateral), dan Keadaan perekonomian (Condition of Economic). Sedangkan analisa kredit dengan asas 7P meliputi Kepribadian (personality), Kelompok (party), Tujuan (purpose), Nilai (prospect), Pembayaran (payment), Laba usaha (profitability), dan Perlindungan (protection).

Baca juga : Prinsip Kredit 7P

Berikut penjelasan mengenai prinsip kredit dengan 5C dan 7P;

Kepribadian (Character)

Ketelitian dalam menilai sifat, kebiasaan dan tingkah laku dari calon nasabah dalam kehidupan berusaha dan meneliti apakah calon nasabah tersebut masuk dalam Daftar Hitam Nasional (DHN) atau tidak biasanya DHN muncul berdasarkan nama dan alamat bila dalam DHN nama tersebut tidak ada artinya calon nasabah tidak bermasalah. Penelitian biodata dan informasi dari lingkungan usahanya. dapat diperoleh dari pemasok (supplier), pelanggan (customer) dan saingan (competitor) dari calon nasabah. Selain itu kualitas pinjaman calon nasabah dapat pula diperoleh dari Sistem Informasi Bank Indonesia (BI Checking).

Kapasitas (Capacity)

Kapasitas adalah kemampuan calon nasabah untuk mengembalikan pinjaman tepat waktu. Untuk mengukurnya dapat dilakukan penelitian terhadap bidang manajemen, keuangan dan usahanya dari data-data financial dari waktu yang sudah lampau atau 3 bulan sebelum pengajuan pinjaman. Dari hasilnya ketelitian tersebut menghasilkan penilaian terhadap kemampuan calon nasabah dalam melaksanakan rencana kerjanya di waktu yang akan datang dalam hubungannya dengan penggunaan kredit tersebut. Pengukuran kemampuan calon nasabah menggunakan rasio-rasio sebagai berikut:

Rasio Disposible Income (RDI) 

Menunjukkan kemampuan usaha untuk memenuhi kewajiban bank dari sumber hasil atau laba operasi usaha. Semakin besar nilai RDI menunjukkan semakin baik perusahaan dalam memenuhi kewajiban bank.

RDI = Laba usaha/Kewajiban bank

Rasio Likuiditas 

Rasio ini mengukur tingkat kemampuan usaha untuk membayar hutngan jangka pendek yang jatuh tempo. Semakin tinggi rasio ini menunjukkan kondisi likuiditas semakin baik. 

Current Ratio = Aktiva Lancar / Kewajiban Lancar

Quick Ratio = Kas + Surat Berharga + Account Receive (AR) / Kewajiban Lancar 

Rasio Aktivitas

Untuk mengukur bagaimana efektifitas perusahaan dalam menggunakan dan mengendalikan sumber dana yang ada dan merupakan tolak ukur keberhasilan usaha untuk mengukur kemampuan membayar pinjaman.

AR.DOH = Piutang dagang x 360 / Total penjualan

AP.DOH = Hutang dagang x 360 / Harga pokok penjualan (HPP)

INV.DOH = Persediaan x 30 / Harga pokok penjualan (HPP)

* AR DOH = Account Receive Days On Hand (Hutang)
   AP DOH = Account Payable Days On Hand (Piutang)
   IND DOH = Inventory Days On Hand (Stok Barang)

Rasio Profitabilitas

Menunjukkan efektivitas usaha dalam menghasilkan laba dari sumber daya yang ada, semakin besar rasio semakin baik.

Gross Profit Margin = Gross profit / Net sales

Net Profit Margin = Net profit /  Net sales

Operating net margin = Net operating income /  Net sales

Return On Assets = Laba usaha / Modal sendiri

ROA menunjukkan tingkat pengembalian usaha dari seluruh investasi yang telah dilakukan serta berapa laba yang diperoleh atas investasi yang dilakukan.

ROE = Laba usaha / Modal Sendiri

ROE menunjukkan berapa besar pengembalian yang dapat diperoleh pemegang saham atas modal yang telah disetorkan. Penilaian ini juga dapat melihat ketepatan waktu pembayaran bunga atau angsuran dan tidak ada tunggakan serta sesuai dengan persyaratan kredit bagi debitur yang mendapat fasilitas pinjaman di bank lain.

Modal (Capital)

Dengan melihat banyaknya modal yang dimiliki calon nasabah atau dengan melihat berapa banyak modal yang ditanamkan nasabah dalam usahanya. Bank dapat menilai modal nasabah semakin banyak modal yang ditanamkan debitur akan dipandang semakin serius dalam menjalankan usahanya.

Rasio Leverage = Total hutang /  Modal sendiri

Rasio ini mencerminkan kemampuan untuk membayar semua hutang-hutangnya baik jangka pendek maupun jangka panjang apabila usaha tersebut dilikuidasi. Rasio ini menunjukkan sejauh mana modal sendiri dapat menjamin seluruh hutang.

Jaminan (Collateral)

Jaminan adalah harta tetap atau surat-surat berharga yang dapat dipergunakan untuk menjamin kredit yang diterima, dibutuhkan untuk berjaga-jaga seandainya nasabah tidak dapat mengembalikan pinjamannya. Jaminan dapat berwujud dan tidak berwujud. Jaminan berwujud (agunan) biasanya dalam bentuk tanah dan bangunan, stok barang dagangan, mesin-mesin, kendaraan bermotor, dan lain-lain. Jaminan tidak berwujud berupa jaminan pribadi (personal guarantor) dan jaminan perusahaan (company guarantor) dari calon nasabah atau pihak ketiga yang dianggap mampu mengembalikan pinjaman jila calon nasabah gagal memenuhi kewajibannya untuk melunasi atau mengembalikan pinjaman.

Kondisi Ekonomi (Condition of Economic)

Keadaan perekonomian disekitar tempat usaha calon nasabah juga harus diperhatikan untuk memperhitungkan prospek usaha dan kondisi ekonomi yang akan terjadi di masa mendatang di mana industri atau kegiatan usaha memiliki potensi pertumbuhan yang baik. Prospek usaha dan kondisi ekonomi yang perlu diperhatikan antara lain masalah daya beli masyarakat, luas pasar, persaingan, perkembangan teknologi, bahan baku, tenaga kerja dan lain sebagainya.

Resiko suatu bidang usaha yang dibiayai juga dapat dilihat pada profil resiko sektor industri. Karena secara fundamental industri mempunyai tingkat ketahanan yang rentan berbeda dengan usaha jual beli hanya dengan menggunakan modal yang ada tidak perlu memproduksi sesuatu hanya mengambil barang dari pihak lain akan menjamin keberlangsungan usahanya.

Untuk itu dua faktor penilaian calon nasabah perlu sangat diperhatikan. Sudah termasuk didalamnya sebagai bagian dari Prinsip kredit 5C. Fundamental dan teknis, keduanya memilik ikatan penelitian terhadap calon nasabah yang sangat kuat. Karena, tidak selamanya fundamental selalu benar dalam analisa dan sebaliknya hal teknis pun tidak selalu benar. Pada umumnya kredit dapat berjalan baik selama kredit tersebut tidak menjadi masalah bagi nasabah.

Pengertiannya seperti ini bila kredit tersebut menjadi masalah bagi nasabah. Dari awal usahanya terbentuk tanpa kewajiban hutang, kemudian usaha tersebut harus diberikan kewajiban hutang akan menyebabkan mental psikologis usaha menurun. Sehingga diperlukan pengamatan fundamental lebih mendalam berdasarkan kriteria layak dibiayai dari bank masing-masing.

Baca juga : Informasi terupdate Perbankan Mikro

2 Comments

  1. KABAR BAIK!!!

    Nama saya Dian Pelangi dari Jakarta di Indonesia, saya adalah perancang busana dan saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu setiap orang untuk berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman di internet, begitu banyak kreditur pinjaman di sini adalah penipu dan mereka ada di sini. curang Anda dengan susah payah uang Anda, saya mengajukan pinjaman sekitar Rp700,000,000 wanita di Malaysia dan saya kehilangan sekitar 27 juta tanpa mengambil pinjaman, saya membayar hampir 27 juta masih saya tidak mendapatkan pinjaman dan bisnis saya adalah Tentang menabrak karena hutang.

    Sebagai pencarian saya untuk perusahaan pinjaman pribadi yang andal, saya melihat iklan online lainnya dan nama perusahaannya adalah WORLD LOANS COMPANY. Saya kehilangan jumlah 13 juta dengan mereka dan sampai hari ini, saya tidak pernah menerima pinjaman yang saya usulkan.

    Tuhan jadilah kemuliaan, teman-teman saya yang mengajukan pinjaman juga menerima pinjaman semacam itu, mengenalkan saya kepada perusahaan yang dapat dipercaya dimana Ibu Christabel bekerja sebagai manajer cabang, dan saya mengajukan pinjaman sebesar Rp700.000.000 dan
    Saya sangat senang karena ALLAH menggunakan teman saya yang menghubungi mereka dan mengenalkan saya kepada mereka dan karena saya diselamatkan dari membuat bisnis saya melonjak ke udara dan dilikuidasi dan sekarang bisnis saya terbang tinggi dalam bahasa Indonesia dan tidak ada yang akan mengatakannya Dia tidak tahu tentang perusahaan mode saya

    Jadi saya saran setiap orang yang tinggal di Indonesia dan negara lain yang membutuhkan pinjaman untuk satu tujuan atau yang lain untuk silahkan kontak
    Ibu Christabel melalui email: (christabelloancompany@gmail.com)

    Anda masih bisa menghubungi saya jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut melalui email: (lianmeylady@gmail.com)

    Sekali lagi terima kasih untuk membaca kesaksian saya, dan semoga Tuhan terus memberkati kita dan memberi kita hidup yang panjang dan sejahtera dan semoga Tuhan melakukan pekerjaan baik yang sama dalam hidup Anda.mereka meminta surat kepercayaan saya, Dan setelah mereka selesai memverifikasi detail saya, pinjaman tersebut disetujui untuk saya dan saya pikir itu adalah sebuah lelucon, dan mungkin inilah salah satu tindakan curang yang membuat saya kehilangan uang, tapi saya tercengang. Ketika saya mendapat pinjaman saya dalam waktu kurang dari 24 jam dengan suku bunga rendah 2% tanpa agunan.

    ReplyDelete
  2. Halo semuanya, Nama saya Siska wibowo saya tinggal di Surabaya di Indonesia, saya seorang mahasiswa, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman untuk sangat berhati-hati karena ada banyak perusahaan pinjaman penipuan dan kejahatan di sini di internet , Sampai saya melihat posting Bapak Suryanto tentang Nyonya Esther Patrick dan saya menghubunginya melalui email: (estherpatrick83@gmail.com)

    Beberapa bulan yang lalu, saya putus asa untuk membantu biaya sekolah dan proyek saya tetapi tidak ada yang membantu dan ayah saya hanya dapat memperbaiki beberapa hal yang bahkan tidak cukup, jadi saya mencari pinjaman online tetapi scammed.

    Saya hampir tidak menyerah sampai saya mencari saran dari teman saya Pak Suryanto memanggil saya pemberi pinjaman yang sangat andal yang meminjamkan dengan pinjaman tanpa jaminan sebesar Rp200.000.000 dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau tekanan dengan tingkat bunga rendah 2 %. Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa rekening bank saya dan menemukan bahwa nomor saya diterapkan langsung ditransfer ke rekening bank saya tanpa penundaan atau kekecewaan, segera saya menghubungi ibu melalui (estherpatrick83@gmail.com)

    Dan juga saya diberi pilihan apakah saya ingin cek kertas dikirim kepada saya melalui jasa kurir, tetapi saya mengatakan kepada mereka untuk mentransfer uang ke rekening bank saya, karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres atau penundaan.

    Yakin dan yakin bahwa ini asli karena saya memiliki semua bukti pemrosesan pinjaman ini termasuk kartu ID, dokumen perjanjian pinjaman, dan semua dokumen. Saya sangat mempercayai Madam ESTHER PATRICK dengan penghargaan dan kepercayaan perusahaan yang sepenuh hati karena dia benar-benar telah membantu hidup saya membayar proyek saya. Anda sangat beruntung memiliki kesempatan untuk membaca kesaksian ini hari ini. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman, silakan hubungi Madam melalui email: (estherpatrick83@gmail.com)

    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (siskawibowo71@gmail.com) jika Anda merasa kesulitan atau menginginkan prosedur untuk mendapatkan pinjaman

    Sekarang, yang saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman bulanan yang saya kirim langsung ke rekening bulanan Nyonya seperti yang diarahkan. Tuhan akan memberkati Nyonya ESTHER PATRICK untuk Segalanya. Saya bersyukur

    ReplyDelete
Previous Post Next Post